PARA SALAF MEMBENCI SIKAP “TALLAWUN” DALAM BERAGAMA

PARA SALAF MEMBENCI SIKAP “TALLAWUN” DALAM BERAGAMA

Beritahu yang lain

Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Abu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu masuk menemui Hudzaifah, maka dia pun berkata, “Berikan kepadaku wasiat.”

Maka Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Bukankah telah datang kepadaku keyakinan?”

Abu Mas’ud menjawab, “Benar, demi kemuliaan Rabb-ku.”

Maka Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu berkata,

« فَاعْلَمْ أَنَّ الضَّلاَلَةَ حَقَّ الضَّلاَلَةِ أَنْ تَعْرِفَ مَا كُنْتَ تُنْكِرُ وَأَنْ تُنْكِرَ مَا كُنْتَ تَعْرِفُ وَإِيَّاكَ وَالتَّلَوُّنِ فَإِنَّ دِينَ اللَّهِ وَاحِدٌ »

“Ketahuilah, bahwa kesesatan yang sebenar-benar kesesatan adalah kamu menganggap ma’ruf sesuatu yang sebelumnya kamu anggap munkar, dan kamu menganggap munkar sesuatu yang sebelumnya kamu anggap ma’ruf. HATILAH-HATILAH KAMU DARI SIKAP TALAWWUN, karena AGAMA ALLAH ITU SATU!!” (al-Ibanah al-Kubra I/189)

,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Dari Hudzaifah bin al-Yaman Radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Apabila kamu ingin tahu apakah kamu tertimpa fitnah ataukah tidak, maka lihatlah, apabila dia memandang halal sesuatu yang sebelumnya ia pandang haram, maka berarti dia telah tertimpa fitnah!

Apabila dia memandang haram sesuatu yang sebelumnya ia pandang halal, maka berarti dia telah ditimpa fitnah. “

(diriwayatkan oleh al-Hakim dalamMustadrak-nya dan berkata, “hadits shahih, sesuai syarat asy-Syaikhain namun keduanya tidak meriwayatkannya.” Penilaian ini disepakati oleh adz-Dzahabi.)

,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Dari Ibrahim an-Nakha’i rahimahullah ia berkata,

“Dulu mereka (yakni para Salaf) memandang SIKAP TALAWWUN dalam agama termasuk KERAGUAN HATI TERHADAP ALLAH.”

Imam Malik berkata, “Penyakit yang tidak bisa diobati adalah TANAQQUL (berpindah-pindah alias TALAWWUN) dalam agama.”

Imam Malik berkata, “Seseorang berkata, ‘Sesuatu yang dulu kamu bermain-main dengannya, maka JANGANLAH BERMAIN-MAIN TERHADAP AGAMAMU.”

(al-Ibanah al-Kubra II/505-506)

,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata,

“Kami tidak seperti kalian, seperti BUNGLON yang berubah-ubah warna … .”

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=142653

___________________

WA Forum Berbagi Faidah. Dikutip dari WA PECINTA AL-HAQ