SALAT DI PEKUBURAN SETELAH JENAZAH DIMAKAMKAN

Ditulis oleh Al Ustadz Abu Utsman Kharisman عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - -فِي قِصَّةِ اَلْمَرْأَةِ اَلَّتِي كَانَتْ تَقُمُّ اَلْمَسْجِدَ- قَالَ: - فَسَأَلَ عَنْهَا اَلنَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم - فَقَالُوا: مَاتَتْ, فَقَالَ: "أَفَلَا كُنْتُمْ آذَنْتُمُونِي"فَكَأَنَّهُمْ صَغَّرُوا أَمْرَهَا فَقَالَ: دُلُّونِي عَلَى قَبْرِهَا", فَدَلُّوهُ, فَصَلَّى عَلَيْهَا - مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَزَادَ مُسْلِمٌ, ثُمَّ قَالَ: - إِنَّ هَذِهِ اَلْقُبُورَ مَمْلُوءَةٌ…

Komentar Dinonaktifkan pada SALAT DI PEKUBURAN SETELAH JENAZAH DIMAKAMKAN

FIQH HUKUM PENGGUNAAN BEJANA (Bag ke-2-selesai)

✅Bagaimana Hukum Menggunakan Bejana yang terbuat dari Kulit? Jawab : Boleh menggunakan bejana dari kulit, dengan syarat: Kulit tersebut adalah kulit binatang yang halal dimakan, seperti : sapi, kambing, rusa, kelinci, unta, dan semisalnya.Kulit tersebut sudah disamak (jika berasal dari bangkai, tidak melalui penyembelihan syar’i). Sebagai contoh, jika seandainya ada bejana yang dibuat dari kulit kucing, maka tidak boleh digunakan,…

Komentar Dinonaktifkan pada FIQH HUKUM PENGGUNAAN BEJANA (Bag ke-2-selesai)

FIQH HUKUM PENGGUNAAN BEJANA (Bag ke-1)

Ditulis oleh Al Ustadz Abu Utsman Kharisman 📋Penjelasan Bab Bab ini akan menjelaskan tentang hukum-hukum terkait penggunaan bejana. Bejana yang dimaksud adalah segala bentuk media untuk menampung air atau makanan. Digunakan untuk bersuci atau makan dan minum, sehingga bejana bisa berupa timba, gayung, tempat air minum, piring, atau gelas, tempayan, dan semisalnya. ✅Apakah Hukum Menggunakan Bejana dari Emas dan Perak…

Komentar Dinonaktifkan pada FIQH HUKUM PENGGUNAAN BEJANA (Bag ke-1)

ACUAN HARGA DALAM ZAKAT PERDAGANGAN

Penerjemah: Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Pertanyaan: Syaikh yang mulia, bagaimana cara mengeluarkan zakat perdagangan? Jawaban Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah : Barang perdagangan (yang terkena zakat) adalah harta yang dipersiapkan oleh seseorang untuk diperdagangkan. Artinya, tidak ada tujuan lain kecuali untuk diperjualbelikan (diambil keuntungannya, pent). Dikeluarkan zakatnya jika telah mencapai 1 haul (setahun hijriyah, pent). Diperkirakan nominalnya sesuai…

Komentar Dinonaktifkan pada ACUAN HARGA DALAM ZAKAT PERDAGANGAN

SEDANG MANDI JANABAH, TIBA-TIBA MENGALAMI HADATS KECIL, APA YANG DILAKUKAN?

Ditulis Oleh Al Ustadz Abu Utsman Kharisman al-Imam anNawawiy –seorang Ulama Syafiiyyah- rahimahullah menyatakan: لَوْ أَحْدَثَ فِي أَثْنَاءِ غُسْلِهِ جَازَ أَنْ يُتِمَّهُ وَلَا يَمْنَعُ الْحَدَثُ صِحَّتَهُ ، لَكِنْ لَا يُصَلِّي بِهِ حَتَّى يَتَوَضَّأ Kalau seandainya seseorang berhadats (kecil) pada saat sedang mandi, ia boleh menyempurnakan mandinya. Hadats tersebut tidak menghalangi sahnya mandi tersebut. Akan tetapi ia tidak boleh sholat sampai…

Komentar Dinonaktifkan pada SEDANG MANDI JANABAH, TIBA-TIBA MENGALAMI HADATS KECIL, APA YANG DILAKUKAN?