MANZILAH AS SYUKR

Waktu pun tiba, seorang suami bersiap-siap untuk berdagang guna mencari penghidupan utk keluarganya. Sang istri melepas kepergian suaminya yg akan pergi mencari fadhilah Allah. Terucap: "Hati-hati ya Mas, semoga dagangannya laku". Sang suami pun mulai pergi seraya melihat sang istri dengan penuh kasih sayang. Tatapan istri terus tertuju kpd suaminya dari belakang jendela rumah sampai suami benar-benar hilang dari pandangannya.…

Komentar Dinonaktifkan pada MANZILAH AS SYUKR

Silsilah Aqidah 3

 asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, yang artinya ; "Sungguh Kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul, (menyerukan) beribadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thagut."  Pada ayat ini ada beberapa faidah,  Sesungguhnya Allah ketika menciptakan makhluk dan memerintahkan mereka untuk mentaati-Nya, tidaklah membiarkan mereka begitu saja, namun Allah mengutus kepada mereka para rasul.Bahwa tidak satu umatpun kecuali…

Komentar Dinonaktifkan pada Silsilah Aqidah 3

Silsilah Perbendaharaan Dzikir dan Do’a (2)

سلسلة كنوز الأذكار والأدعية عن أبي أيوب اﻷنصاري -رضي الله عنه-، عن النبي ﷺ قال: « من قال حين يصبح: لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك، وله الحمد، يحيي ويميت، وهو على كل شيء قدير -عشر مرات- كتب الله له بكل واحدة قالها عشر حسنات وحط عنه بها عشر سيئات، ورفعه الله بها عشر درجات، وكن…

Komentar Dinonaktifkan pada Silsilah Perbendaharaan Dzikir dan Do’a (2)

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA’IN IMAM NAWAWY (Hadist ke-6)

Sesungguhnya yang halal jelas dan yang haram jelas 〰〰〰〰〰〰〰〰  اﻟﺤﻼﻝ ﺑﻴﻦ ﻭاﻟﺤﺮاﻡ ﺑﻴﻦ. أَبِي عَبْدِ اللهِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا أُمُوْرٌ مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ، فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ فَقَدْ اسْتَبْرَأَ لِدِيْنِهِ وَعِرْضِهِ، وَمَنْ وَقَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي الْحَرَامِ،…

Komentar Dinonaktifkan pada FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA’IN IMAM NAWAWY (Hadist ke-6)

Hukum Tato

Diterjemahkan oleh : Al ustadz Qomar ZA بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَبَعْدُ: Tato di tubuh bagian manapun hukumnya haram. Berdasarkan dalil-dalil berikut ini, firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ اْلأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُوْنِ اللهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِيْنًا “Dan aku benar-benar akan…

Komentar Dinonaktifkan pada Hukum Tato