HUKUM BAGI ORANG YANG MENOLAK KEIMANAN TERHADAP TURUNNYA NABI ‘ISA ‘ALAIHIS SALAM

HUKUM BAGI ORANG YANG MENOLAK KEIMANAN TERHADAP TURUNNYA NABI ‘ISA ‘ALAIHIS SALAM

Beritahu yang lain

Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan Hafizhahullah

 Pertanyaan:

Apa pendapat Anda hafizhakumullah terhadap seorang yang menolak keimanan terhadap turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam di akhir zaman nanti?

 Al-Jawab:

Orang ini apabila kondisinya jahil (tidak tahu) maka hendaknya dijelaskan kepadanya bahwa hadits yang memberitakan tentang peristiwa tersebut adalah mutawatir (banyak yang meriwayatkan),

Dalam kitab yang berjudul:

 التصريح لما تواتر من نزول المسيح

 Penjelasan terhadap banyaknya riwayat yang meyebutkan akan turunnya al-Masih

 Sehingga berita tersebut adalah berita yang mutawatir dan disebutkan pula didalam ayat Al-Qur’an:

 وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ

 “Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya.” {QS. An-Nisaa’: 159}

Demikianlah apabila Beliau ‘alaihissalam turun sehingga hukum dimuka bumi mereka semua beriman dan tidak tersisa orang-orang Nashrani, tidak pula orang-orang Yahudi, yang tersisa adalah Islam saja,

 وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ

 “Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab kecuali akan beriman kepadanya (Nabi ‘Isa).” {QS. An-Nisaa’: 159}

 Dan Allah Jalla wa ‘Ala berfirman:

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ

 “Dan sesungguhnya (Nabi) ‘Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat.” {QS. Az-Zukhruf: 61}

 Yakni al-Masih (‘Isa ‘alaihissalam) dan dalam qiraat lainnya disebutkan bacaannya “la’alima fissaa’ah” (dengan mem-fathah ‘ain meng-kasrah lam dan mem-fathah mim) yakni: suatu pertanda turunnya Beliau ‘alaihissalam pada akhir zaman menjadi suatu pertanda atas tegaknya hari kiamat.

 Maka berita turunnya Beliau ‘alaihissalam adalah berita yang mutawatir dan tidaklah mengingkarinya kecuali mungkin orang yang jahil (tidak tahu) atau orang yang menentang (kebenaran).

 Alih bahasa:

Ayyub Abu ‘Alifah (Balikpapan) حفظه الله – [FBF 4]

 حكم من يجحد بنزول عيسى عليه السلام؟

السؤال:

ما رأي معالكيم – حفظكم الله – في من يجحد بنزول عيسى عليه السلام في آخر الزمان؟

 الجواب: هذا إن كان جاهلا يبين له الحديث متواتر، نزول المسيح متواتر، في كتاب اسمه التصريح لما تواتر من نزول المسيح، فهو متواتر، ومذكور أيضًا في القرآن: (وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ) هذا إذا نزل وحكم الأرض يؤمنون كلهم ولا يبقى نصرانية ولا يهودية يبقى الإسلام فقط: (وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ)، وقال جل وعلا: (وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ) يعني المسيح، وفي قراءة: لعلَم في الساعة يعني: علامة، يعني: نزوله آخر الزمان يكون علامة على قيام الساعة فمتواتر نزوله فلا ينكره إلا إما جاهل وإما معاند.

 Sumber artikel:

http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14619

  مجموعــــة توزيع الفــــوائد

 Forum Berbagi Faidah [FBF]