MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK GURU DAN MENUTUPI AIBNYA

  Di tulis oleh al ustadz Abu Utsman Kharisman Al-Imam anNawawiy rahimahullah menyatakan: وَقَدْ كَانَ بَعْضُ الْمُتَقَدِّمِيْنَ إِذَا ذَهَبَ إِلَى مُعَلِّمِهِ تَصَدَّقَ بِشَئْ ٍوَقَالَ اللَّهُمَّ اسْتُرْعَيْبَ مُعَلِّمِي عَنِّى وَلاَ تَذْهَبْ بَرَكَةَ عِلْمِهِ مِنِّى Sebagian (Ulama) terdahulu jika berangkat menuju gurunya ia bershodaqoh dengan sesuatu kemudian berdoa: Ya Allah, tutuplah aib guruku dariku. Jangan hilangkan keberkahan ilmunya dariku (al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab…

Komentar Dinonaktifkan pada MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK GURU DAN MENUTUPI AIBNYA

Menghindari Syubhat

al-Muzani menyatakan: Barangsiapa yang menggembala di sekeliling rerumputan yang dijaga, hampir-hampir akan mengenai rerumputan yang dijaga itu. Ucapan al-Imam al-Muzani tersebut adalah pengibaratan yang persis sama dengan pengibaratan Nabi dalam haditsnya. Itu adalah pengibaratan terhadap seseorang yang bermudah-mudahan dalam melakukan sesuatu yang masih belum jelas kehalalannya. Besar kemungkinan ia akan terjerumus ke dalam hal yang terlarang. Secara lebih lengkap, dalam…

Komentar Dinonaktifkan pada Menghindari Syubhat

Siapakah Karib Kerabat Kita? Kepada Siapa Kita Bersilaturrahmi?

  Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan: “Orang-orang yang wajib disambung jalinan silaturrahminya adalah karib kerabat dari jalur ayah maupun jalur ibu. Mereka adalah orang-orang yang bertemu dengan kita pada kakek ke-4. Semakin dekat hubungan kekerabatan itu, semakin wajib silaturrahmi dijalin. Menjalin hubungan silaturrahmi dengan saudara (kandung) lebih wajib dibandingkan dengan paman. Kecuali jika terdapat sebab yang mengharuskan agar…

Komentar Dinonaktifkan pada Siapakah Karib Kerabat Kita? Kepada Siapa Kita Bersilaturrahmi?