Beranda Aqidah SEKILAS TENTANG FITNAH DAPENJELASAN SYAIKH IBNU UTSAIMIN DALAM SYARH SHAHIH MUSLIM KITABUL...

SEKILAS TENTANG FITNAH DAPENJELASAN SYAIKH IBNU UTSAIMIN DALAM SYARH SHAHIH MUSLIM KITABUL HAJ

13430
0
BERBAGI

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman

Fitnah Dajjal adalah termasuk fitnah terbesar. Karena itu, kita diperintah untuk berlindung kepada Allah dari fitnah itu pada setiap sholat.

Dia (Dajjal) adalah seorang laki-laki dari keturunan Adam yang matanya picak. Pertamanya ia mengaku sebagai Nabi. Kemudian mengaku sebagai Tuhan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan tanda-tanda kepadanya sebagai ujian bagi para makhluk.

Jika ia memerintahkan kepada langit, turunlah hujan. Ia perintahkan pada bumi, bumi akan menumbuhkan tanam-tanamannya. Jika ia mengajak pada suatu kaum dan kaum itu tidak mau patuh padanya, keesokan paginya wilayah kaum itu menjadi tandus (kering).

Namun Allah Azza Wa Jalla menampakkan kedustaannya di tangan seorang pemuda. Dajjal datang pada pemuda itu, mengajaknya, namun pemuda itu menolak dan berkata: Aku bersaksi bahwasanya engkau adalah Dajjal yang dikhabarkan oleh Rasulullah shollallahu alaihi wasallam kepada kami.

Dajjal tinggal di bumi 40 hari. Satu hari pertama seperti setahun. Hari kedua seperti sebulan. Hari ketiga seperti sepekan. Sedangkan sisa hari berikutnya seperti hari biasanya. Ini bukanlah perumpamaan bagaimana dahsyatnya keadaan waktu itu, hingga sehari seperti setahun, seperti persangkaan sebagian manusia, namun itu benar-benar terjadi secara hakiki (penjelasan Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarh Shahih Muslim (4/553)).

🇸🇦 Lafadz Arab:

الدجال فتنته من أعظم ما يكون من الفتن, ولهذا أمرنا أن نستعيذ بالله من فتنته في كل صلاة, وهو رجل من بني أدم أعور, يدعي النبوة أولا, ثم يدعي الربوبية, وقد أعطاه الله سبحانه وتعالى ايات امتحانا للخلق , فيأمر السماء فتمطر , والأرض فتنبت, وينصرف عن القوم لا يجيبونه , فيصبحون ممحلين ليس عندهم رعي , ولكن الله عز وجل يظهر كذبه على يد شاب من الناس , يأتي إليه فيدعوه ولكنه يأبى ويقول : أشهد أنك الدجال الذي أخبرنا عنك رسول الله صلى الله عليه وسلم
ويمكث في الأرض أربعين يوما : اليوم الأول كسنة , والثاني كشهر , والثالث كأسبوع, وبقية الأيام كالأيام المعتادة. وليس هذا كناية عن شدة أمره حتى يكون اليوم الواحد كالسنة كما قاله بعضهم, بل هو حقيقة
(شرح صحيح مسلم لابن عثيمين : 4-553)