Beranda Aqidah KAJIAN SHAHIH MUSLIM KITABUL BIRRI WASSHILAH WAL ADAB (1)

KAJIAN SHAHIH MUSLIM KITABUL BIRRI WASSHILAH WAL ADAB (1)

359
0
BERBAGI

di tulis oleh al ustadz abu utsman kharisman

Bab ke-21: Kabar Gembira Bagi Orang yang Allah Telah Menyembunyikan Aibnya di Dunia, Allah akan Tutup di Akhirat

Hadits no (71 – 2590)

حَدَّثَنِى أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامٍ الْعَيْشِىُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ – يَعْنِى ابْنَ زُرَيْعٍ – حَدَّثَنَا رَوْحٌ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لاَ يَسْتُرُ اللَّهُ عَلَى عَبْدٍ فِى الدُّنْيَا إِلاَّ سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ».

Telah menceritakan kepadaku Umayyah bin Bisthom al-‘Aysyiy (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Yazid – yaitu Ibnu Zurai’ – (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Rouh dari Suhail dari ayahnya dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya- dari Nabi shollallahu alaihi wasallam beliau bersabda: << Tidaklah Allah menutup (aib) seseorang di dunia, kecuali Allah akan tutup baginya pada hari kiamat >>

Penjelasan:

Barangsiapa yang di dunia melakukan sebuah kesalahan, yang Allah tutupi, kemudian dia menyesal dan tidak mengulanginya, Allah akan tutupi juga di akhirat. Tidak dinampakkan kepada para makhluk lainnya.
Adapun jika dosa itu Allah tutup di dunia, tapi ia terus menerus melakukannya, ia akan diadzab di akhirat.
Di akhirat, (bagi orang yang menyesal dari maksiat dan meninggalkannya) Allah tidak akan menghinakan atau mempermalukannya. Di antara sebagian maksiat, balasan di akhiratnya adalah dipermalukan di hadapan banyak orang. Seperti al-ghoodir (orang yang berkhianat: diberi kepercayaan tapi tidak amanah, atau berjanji tidak ditepati), akan diberi bendera pada hari kiamat dengan tulisan ini adalah pengkhianatan fulan bin fulan (H.R al-Bukhari dan Muslim) yang bisa dibaca dengan jelas oleh orang-orang lain (disarikan dari penjelasan Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad dalam pelajaran syarh Shahih Muslim file ke-289 mulai menit ke-23 detik 28 sampai 25.28)

<< Materi Kajian Ummahat Ma’had al I’tishom bissunnah Sumberlele Kraksaan Probolinggo 18 Dzulhijjah 1438 H/ 9 September 2017 M sebelum Dzhuhur – Abu Utsman Kharisman >>