Beranda Manhaj NASEHAT AGAR JANGAN BERBICARA DAN AGAR MENDENGARKAN BIMBINGAN ULAMA & ASATIDZAH YANG...

NASEHAT AGAR JANGAN BERBICARA DAN AGAR MENDENGARKAN BIMBINGAN ULAMA & ASATIDZAH YANG TSIQOH

439
0
BERBAGI

Oleh: Al-Ustadz Al-fadhl Abu Muawiyah Askari hafizhahulloh.

✔ Tidak semua orang bisa berbicara tentang fitnah ini.. dan mengeluarkan apa yang ada dalam pikirannya..

✔Semua harus dengan ilmu, hujjah, bayyinah dan data-data yang otentik..

 Kalau tidak mengerti ilmu jarh wat ta’dil jangan berbicara..

 Kalau tidak mengerti qo’idah-qo’idah Ahlussunnah waljama’ah jangan berbicara..

 Kalau tidak mengetahui hakikat permasalahan, jangan berbicara.

 Agar tidak memperkeruh suasana..

✔ Apabila seorang Imam telah menjarh seseorang maka asal hukumnya wajib kita terima.. tanpa perlu mengetahui sebab jarh nya..

Itu bukan taqlid.. dan termasuk bab “menerima khobar dari seorang  yang tsiqoh (terpercaya)..”

✔Para ‘ulama melakukan tahdzir untuk kemashlahatan baik bagi yang ditahdzir maupun bagi mereka yang mendengarkan agar menjauh.

〰〰〰〰〰〰〰〰

 WA Forum Berbagi Faidah. Sumber Audio dari grup WA TIS-9.